
Wonosari (MAN 1 Gunungkidul) – MAN 1 Gunungkidul melaksanakan kegiatan Penguatan Moderasi Beragama bagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) pada Kamis (13/08/2026) di RM Sekar Kusuma. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperdalam wawasan sekaligus memperkuat komitmen GTK dalam menerapkan nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan madrasah.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala MAN 1 Gunungkidul, Kholis Muhajir. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguatan wawasan moderasi beragama bagi seluruh GTK. Menurutnya, moderasi beragama diperlukan untuk memperkokoh keberagamaan yang berlandaskan kasih sayang, sikap adil, serta kemampuan memahami dan menghargai perbedaan dalam kehidupan beragama.
“Penguatan moderasi beragama penting agar kita memiliki wawasan yang semakin luas dan mampu menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan di madrasah,” ungkapnya.
Hadir sebagai narasumber, Ahmad Munir, yang menyampaikan materi secara mendalam mengenai konsep dan praktik moderasi beragama. Moderasi beragama tidak hanya berkaitan dengan pemahaman keagamaan, tetapi juga bagaimana seseorang mampu membangun kerukunan, merawat kemanusiaan, serta menyikapi perbedaan dengan bijaksana.
Dalam pemaparannya, Ahmad Munir menjelaskan beberapa konsep yang dapat diterapkan dalam moderasi beragama, di antaranya memperluas pengetahuan, menjaga kerukunan, dan merawat nilai-nilai kemanusiaan. Ketiga hal tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan madrasah yang harmonis, toleran, dan saling menghargai.
Selain itu, peserta juga mendapatkan penguatan mengenai etika bermedia sosial. Ahmad Munir mengingatkan pentingnya menerapkan prinsip tabayun atau melakukan klarifikasi terhadap suatu informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya. Sikap khusnudhon atau berprasangka baik juga perlu dikedepankan agar tidak mudah menimbulkan kesalahpahaman.
Pesan penting yang ditekankan dalam kegiatan tersebut adalah “saring sebelum sharing”. Setiap informasi yang diterima perlu diperiksa kebenaran dan konteksnya sebelum dibagikan kepada orang lain. Sikap bijak dalam bermedia sosial merupakan salah satu bentuk nyata penerapan moderasi beragama di era digital.
Melalui kegiatan ini, GTK MAN 1 Gunungkidul diharapkan semakin memiliki wawasan dan pemahaman yang kuat mengenai moderasi beragama serta mampu mengimplementasikannya dalam pembelajaran, pelayanan, maupun interaksi sehari-hari. Dengan demikian, madrasah dapat terus menjadi ruang pendidikan yang menumbuhkan sikap religius, toleran, adil, penuh kasih sayang, serta menghargai keberagaman.