
Wonosari (MAN 1 Gunungkidul) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Dr. H. Mukotip, S.Ag., M.Pd.I., turut hadir dalam acara Wisuda Tahfiz dan Pelepasan Siswa Kelas XII MAN 1 Gunungkidul untuk Tahun Ajaran 2025/2026. Acara yang digelar pada Kamis, 5 Juli 2026, bertempat di Gedung BMT Dana Insani. Sebanyak 169 siswa dinyatakan lulus dengan capaian sempurna, yaitu 100 persen kelulusan.
Dalam sambutannya, Mukotip menyatakan rasa syukur dan memberikan penghargaan atas prestasi luar biasa yang diraih MAN 1 Gunungkidul pada tahun ini. Ia menekankan bahwa acara pelepasan ini bukanlah sekadar seremoni akhir masa belajar, tetapi merupakan awal dari babak baru menuju kehidupan yang lebih luas.
“Dengan penuh rasa syukur, kita semua dapat berkumpul dalam momen haru, bangga, dan bahagia pada acara Pelepasan Kelas XII dan Wisuda Santri tahun 2026 ini,” ujarnya di hadapan para wisudawan dan orang tua siswa.
Mukotip mengingatkan para lulusan bahwa ijazah hanyalah sebuah tiket untuk melangkah ke masa depan, sementara akhlak adalah tujuan utama dalam menjalani kehidupan. “Ijazah itu tiket, akhlak itu tujuan,” pesannya yang disambut hangat oleh seluruh hadirin.
Kepada para siswa, ia menyampaikan lima pesan penting. Pertama, menjaga reputasi almamater dan Kementerian Agama dengan menjadi generasi yang moderat, cerdas, serta berakhlak mulia. Kedua, terus memelihara hafalan Al-Qur’an dengan rutin mengulang (murajaah). Ketiga, memilih jalan hidup berdasarkan ilmu dan adab, baik melanjutkan kuliah, bekerja, maupun kembali mondok. Keempat, tidak melupakan jasa orang tua dan guru. Kelima, menjadi generasi yang menolak praktik korupsi dan penyebaran hoaks.
Selain itu, Mukotip juga menyampaikan pesan motivasi dalam bahasa Jawa yang menarik perhatian, “Bener iku pener, jujur iku mujur,” yang berarti kebenaran dan kejujuran akan membawa kebaikan dan kemudahan.
Ia juga mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi MAN 1 Gunungkidul yang terus mengalami kemajuan. Pada tahun 2026, madrasah ini mencatatkan pencapaian membanggakan, yaitu kelulusan 100 persen, 85 persen siswa diterima di PTN/PTKIN, serta 120 santri berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an.
“Ini membuktikan bahwa ‘madrasah lebih baik, lebih baik madrasah’ bukan sekadar slogan kosong,” tegas Mukotip. Ia juga mendorong agar inovasi pendidikan seperti digital madrasah, tahfidz camp, dan english day terus dikembangkan dengan dukungan penuh dari Kankemenag Gunungkidul.
Sementara itu, Kepala MAN 1 Gunungkidul, Kholis Muhajir, S.Ag., M.A., mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru, orang tua murid, dan para pemangku kepentingan yang telah mendukung proses belajar para siswa hingga meraih keberhasilan. Ia berharap para lulusan MAN 1 Gunungkidul mampu menjadi generasi Qurani yang unggul, mudah beradaptasi, dan dapat bersaing di tingkat nasional maupun global.
Acara tersebut juga turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY H. Sidik Pramono, S.Ag., M.Si., pengawas pendidikan madrasah Jauhari Iswahyudi, S.Ag., M.Pd., Drs. Sugeg Wibowo, M.Pd., serta para wali murid dan tamu undangan lainnya. (ttn)