
Wonosari (MAN 1 Gunungkidul) – Pengawas madrasah, Jauhari Iswahyudi, memberikan penguatan kepada Guru dan Tenaga Pendidik (GTK) MAN 1 Gunungkidul dalam membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada hari Kamis (16/04/2026) bertempat di aula madrasah. Penguatan ini disampaikan dalam kegiatan rapat koordinasi MAN Gunungkidul.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan komitmen seluruh warga madrasah dalam mewujudkan tata kelola lembaga yang bersih, transparan, dan akuntabel. Dalam pemaparannya, Jauhari Iswahyudi menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam membangun Zona Integritas.
Ia menjelaskan bahwa integritas dibagi menjadi beberapa aspek penting, di antaranya integritas pribadi yang meliputi kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Selain itu, integritas kelembagaan juga menjadi perhatian, yaitu menciptakan sistem yang transparan, efektif, serta bebas dari praktik-praktik menyimpang.
Lebih lanjut, disampaikan pula pentingnya integritas pelayanan prima, yang mencakup pelayanan yang cepat, mudah, ramah, dan adil kepada seluruh pemangku kepentingan. Hal ini menjadi indikator penting dalam mewujudkan madrasah yang berorientasi pada kualitas layanan.
Dalam kesempatan tersebut, pengawas juga memberikan contoh implementasi nyata di lingkungan madrasah, indikator-indikator menuju predikat WBK, serta berbagai tips sukses dalam membangun Zona Integritas. Ia mengajak seluruh warga madrasah untuk bersama-sama menjaga komitmen dan konsistensi dalam menerapkan nilai-nilai integritas.