
Wonosari (MAN 1 Gunungkidul) – Kabar membanggakan kembali datang dari MAN 1 Gunungkidul. Salah satu muridnya, Muhammad Afiq Hanan, sukses meraih Juara I dalam Turnamen Petanque Pelajar Jateng–DIY kategori Double Man yang berlangsung pada Sabtu–Ahad, 13–14 Desember 2025.
Kejuaraan bertajuk “Gunungkidul Double Open 2025” ini diselenggarakan oleh Pengurus Kabupaten Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Gunungkidul. Pertandingan digelar di Kompleks Gedung Kesenian Baleharjo, Wonosari, Gunungkidul, dengan melibatkan atlet pelajar berusia maksimal 18 tahun dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Sebanyak 49 tim turut ambil bagian dalam ajang tersebut. Masing-masing tim terdiri atas dua atlet dengan kategori putra, putri, dan campuran. Peserta datang dari berbagai daerah, seperti DIY, Kendal, Kudus, serta sejumlah wilayah lain di Jawa Tengah, sehingga kompetisi berlangsung sengit dan penuh persaingan.
Ketua Panitia Penyelenggara, Faizal Akmal Hauzan, menyampaikan bahwa turnamen ini bertujuan sebagai sarana pembinaan sekaligus kompetisi bagi atlet petanque usia pelajar. Ia menuturkan bahwa peserta berasal dari berbagai daerah di DIY dan Jawa Tengah, termasuk Kendal dan Kudus, sebagaimana disampaikannya saat ditemui di lokasi lomba pada Ahad (14/12/2025).
Sementara itu, Kepala MAN 1 Gunungkidul, Kholis Muhajir, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya atas capaian yang diraih Muhammad Afiq Hanan. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, serta dukungan madrasah dalam mengembangkan bakat dan minat murid, khususnya di bidang olahraga.
“Keberhasilan ini membuktikan bahwa murid MAN 1 Gunungkidul mampu bersaing dan berprestasi di tingkat regional. Harapannya, pencapaian ini dapat memotivasi murid lain untuk terus mengasah potensi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik,” ujar Kholis Muhajir.
Ia juga berharap prestasi tersebut dapat menjadi pemacu semangat dalam pembinaan olahraga di madrasah, terutama cabang petanque, sehingga ke depan semakin banyak murid MAN 1 Gunungkidul yang mampu meraih prestasi pada level yang lebih tinggi.