
Depok (MAN 1 Gunungkidul) – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh guru MAN 1 Gunungkidul. Isnu Hidayat terpilih sebagai salah satu presenter dalam ajang The 5th Annual Conference Faculty of Education yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Internasional Indonesia di Depok, Jawa Barat. Kamis, (2/4/2026).
Sebelum terpilih sebagai presenter, panitia konferensi melakukan seleksi ketat terhadap 129 abstrak dan 17 makalah dari tujuh negara, yaitu Afghanistan, Australia, Indonesia, Malaysia, Romania, Singapura, dan Amerika Serikat. Setelah melalui proses penilaian yang kompetitif, paper karya Isnu Hidayat yang berjudul “Islamic Ecotheology Based Co-curricular Learning at MAN 1 Gunungkidul” berhasil lolos seleksi bersama 62 paper lainnya dari tiga negara, yakni Australia, Indonesia, dan Malaysia.
Sebagai tindak lanjut, pada tanggal 1–2 April 2026, Isnu Hidayat berkesempatan mempresentasikan hasil penelitiannya secara langsung di kampus Universitas Islam Internasional Indonesia. Konferensi ini diikuti oleh para presenter yang mayoritas merupakan dosen dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi serta Badan Riset dan Inovasi Nasional, serta praktisi pendidikan termasuk guru.
Dalam papernya, Isnu Hidayat mengangkat konsep ekoteologi Islam yang diintegrasikan dalam pembelajaran kokurikuler di MAN 1 Gunungkidul. Penelitian tersebut juga menjelaskan implementasi nyata melalui pemanfaatan teknologi sederhana sebagai solusi terhadap berbagai permasalahan lingkungan.
Ia berharap, hasil riset ini dapat menjadi sarana berbagi pengetahuan sekaligus memperkuat pemahaman dan penerapan nilai-nilai ekoteologi Islam di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan dasar, menengah, hingga perguruan tinggi.
Prestasi ini menjadi bukti komitmen MAN 1 Gunungkidul dalam mendorong inovasi dan kontribusi nyata di bidang pendidikan, khususnya dalam menjawab tantangan global terkait isu lingkungan melalui pendekatan berbasis nilai-nilai keislaman.