Oleh :
Jamhari, S.Ag., M.S.I.
Guru Fiqih MAN 1 Gunungkidul
Semburat cahaya menghias mega-mega
Kemuning kemerahan, bergaris-garis bergelombang
Gemercik air kali mengalir, bening
Perawan-perawan desa mandi mencuci dengan riangnya
Para jejaka memanggul cangkul dengan perkasanya,
pulang dari sawah, ladang, atau mbaon mereka
Sayup-sayup terdengar suara,
seruan dari surau tua
Maka berduyun-duyun penduduk dusun,
membentuk shaf-shaf menghadap satu arah
dalam hening, bening,
dalam satu titik
Selanjutnya para remaja mengeja alif ba ta,
di bawah benderang lampu petromakh
Di serambi duduk berselonjoran simbah-simbah,
bercengkerama melepas lelah
kerja seharian
Dan keceriaan para bocah di halaman masjid
Dolanan petak umpet, gobag sodor, dingklik oglak aglik..
atau bermain bayang-bayang di bawah terang bulan
seusai mengaji dan kerjakan PR
Di era digital ini,
Kemana semua itu pergi ?