
Wonosari (MAN 1 Gunungkidul) – Sebanyak lima mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari STAI Yogyakarta resmi diserahkan kepada MAN 1 Gunungkidul untuk melaksanakan praktik mengajar selama kurang lebih dua bulan. Penyerahan mahasiswa PPL tersebut dilaksanakan pada Kamis (01/10/2026) di Aula MAN 1 Gunungkidul.
Penyerahan mahasiswa dilakukan langsung oleh dosen pembimbing dari STAI Yogyakarta, Khusnul Khatimah, kepada pihak MAN 1 Gunungkidul. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala MAN 1 Gunungkidul, Kepala Tata Usaha, para wakil kepala madrasah, serta guru pamong yang akan mendampingi mahasiswa selama melaksanakan PPL.
Dalam kegiatan tersebut, dosen pembimbing menyerahkan sepenuhnya proses pembimbingan praktik mengajar kepada guru pamong di MAN 1 Gunungkidul. Para mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman nyata dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di lingkungan madrasah.
Khusnul Khatimah menyampaikan harapan agar pelaksanaan PPL dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi dan kesiapan sebagai calon pendidik. “Kami berharap selama melaksanakan PPL di MAN 1 Gunungkidul, mahasiswa dapat belajar secara langsung dari guru pamong, baik dalam mempersiapkan pembelajaran, melaksanakan proses mengajar, maupun dalam berinteraksi dengan peserta didik. Semoga nantinya mahasiswa dapat semakin mandiri ketika terjun ke lapangan dan ilmu yang diperoleh selama PPL dapat bermanfaat,” ujar Khusnul Khatimah.
Lima mahasiswa tersebut akan melaksanakan PPL di MAN 1 Gunungkidul selama dua bulan, terhitung mulai 28 September hingga 28 November 2026. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk melakukan praktik pembelajaran pada beberapa mata pelajaran, yaitu Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Bahasa Arab (BAR).
Selama menjalankan praktik, mahasiswa akan mendapatkan pendampingan dari guru pamong MAN 1 Gunungkidul. Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami berbagai aspek dalam proses pembelajaran sekaligus memberikan pengalaman langsung mengenai tugas dan tanggung jawab seorang guru.
Kegiatan PPL ini juga menjadi bentuk kerja sama dalam bidang pendidikan antara perguruan tinggi dan madrasah. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman praktik mengajar, tetapi juga belajar mengenai pengelolaan kelas, penyusunan perangkat pembelajaran, serta kehidupan akademik dan budaya kerja di lingkungan madrasah.
Pihak MAN 1 Gunungkidul menyambut baik pelaksanaan PPL tersebut dan berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan pengalaman positif bagi kedua belah pihak. Para mahasiswa juga diharapkan dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga etika, serta mengikuti arahan guru pamong selama berada di lingkungan madrasah.
Dengan pelaksanaan PPL selama dua bulan, diharapkan kelima mahasiswa STAI Yogyakarta dapat mengembangkan kompetensi mengajar, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperoleh bekal yang cukup untuk menjadi pendidik yang profesional dan mampu beradaptasi ketika terjun ke dunia pendidikan.