
Wonosari (MAN 1 Gunungkidul) — Geliat unjuk bakat ekstrakurikuler di MAN 1 Gunungkidul terus memancarkan daya tariknya. Kali ini, halaman depan madrasah mendadak riuh dan tegang saat tiga atlet andalan dari cabang olahraga bergengsi, Hapkido, turun ke lapangan untuk menunjukkan kebolehan mereka pada Jumat (17/07/2026).
Penampilan seni bela diri asal Korea ini sukses menyedot perhatian ratusan pasang mata warga madrasah yang memadati area halaman depan.
Dalam aksinya, tiga peserta Hapkido MAN 1 Gunungkidul tampil dengan seragam kebesaran (dobok) lengkap. Mereka memperagakan kombinasi teknik tingkat tinggi yang menjadi ciri khas Hapkido, mulai dari pertahanan diri (self-defense), teknik kuncian sendi yang cepat, hingga bantingan taktis yang dilancarkan secara halus namun mematikan.
Atraksi semakin memuncak saat para atlet mendemonstrasikan tendangan melayang (flying kicks) untuk memecahkan papan kayu. Hentakan kaki yang presisi disertai suara pecahan papan yang keras seketika memicu gemuruh tepuk tangan dan sorak kagum dari para siswa, guru, dan pegawai madrasah yang menyaksikan dari dekat.
“Hapkido mengajarkan kita untuk memanfaatkan kekuatan lawan guna melumpuhkan mereka kembali tanpa harus menguras tenaga berlebih. Lewat display ini, kami ingin memperlihatkan keindahan teknik Hapkido sekaligus mengajak teman-teman untuk ikut melatih perlindungan diri,” ujar salah satu atlet Hapkido madrasah di akhir penampilan.
Hapkido merupakan salah satu ekstrakurikuler olahraga bela diri bergengsi di MAN 1 Gunungkidul yang telah berulang kali menyumbang prestasi membanggakan di berbagai kejuaraan daerah, nasional, dan internasional.
Melalui demonstrasi yang sangat atraktif ini, pihak madrasah berharap dapat memotivasi para peserta didik baru untuk bergabung, tidak hanya demi menjaga kesehatan fisik dan melatih bela diri praktis, tetapi juga untuk merintis jalur prestasi non-akademik di bawah bimbingan pelatih profesional.